Fokus utama
Impor entri stok dari Excel atau CSV ke inventaris yang sudah ada. Ini menambahkan baris transaksi, bukan data produk, jadi produk yang dirujuk file harus sudah ada.
Impor entri vs impor produk
- Impor entri: Menambahkan baris entri atau transaksi stok untuk produk yang sudah ada di inventaris.
- Impor produk: Membuat atau memperbarui data produk seperti nama, SKU, Barcode, kategori, unit, dan custom field produk.
- Gunakan impor entri saat spreadsheet berisi aktivitas stok. Gunakan Impor/perbarui produk secara batch saat spreadsheet berisi katalog produk.
- Impor entri tidak membuat produk yang belum ada. Perbaiki produk yang hilang terlebih dahulu.
Tonton langkah-langkahnya
Jalur cepat
Ikuti langkah-langkah ini
- Buka inventaris yang akan menerima entri.
- Buka Entries.
- Ketuk Import.
- Pilih file Excel atau CSV.
- Di Verify import, petakan SKU atau Barcode, lalu Quantity dan Location jika perlu.
- Ketuk Proceed with the import.
Siapkan produk terlebih dahulu
Importer mencocokkan baris entri dengan produk yang sudah ada. Ini bukan alur untuk membuat produk.
Sebelum mulai
- Siapkan file Excel (.xls, .xlsx) atau CSV (.csv) dengan satu baris per entri.
- Sertakan Quantity dan setidaknya satu pengenal produk: SKU atau Barcode.
- Pastikan produk dalam file sudah ada di inventaris.
- Tambahkan kolom Location jika entri harus ditempatkan di lokasi tertentu.
- Untuk file Excel, simpan data entri di sheet pertama.
- Gunakan header kolom yang jelas agar langkah Verify import mudah diperiksa.
Uji impor penting di inventaris duplikat
Impor entri dapat mengubah riwayat stok dan jumlah saat ini. Duplikat inventaris dan uji file di sana sebelum mengimpor ke data aktif.
Kolom wajib dan pencocokan
| Kolom | Wajib | Cara Mobile Inventory menggunakannya |
|---|---|---|
| SKU | Wajib jika Barcode tidak dipetakan | Mencocokkan baris ke produk yang ada melalui SKU. |
| Barcode | Wajib jika SKU tidak dipetakan | Mencocokkan baris ke produk yang ada melalui Barcode. |
| Quantity | Wajib | Menentukan jumlah untuk baris entri yang diimpor. |
| Location | Wajib jika entri dilacak per lokasi | Menempatkan entri pada lokasi yang sudah ada. |
| Entry type | Wajib jika template stock management memisahkan baris IN, OUT, atau MOVE | Mengatur pengaruh entri terhadap stok. Petakan hanya jika field ini muncul di alur impor. |
| Date, price, notes, atau custom field entri | Opsional | Diimpor hanya jika field ada di inventaris dan dipetakan saat verifikasi. |
Cara produk dicocokkan
- Mobile Inventory mencocokkan setiap baris spreadsheet ke produk yang ada memakai SKU atau Barcode.
- Jika SKU dan Barcode dipetakan, keduanya harus mengarah ke produk yang sama.
- Perbaiki baris yang tidak cocok dengan produk sebelum mengonfirmasi impor.
- Untuk menambah atau memperbarui produk, gunakan Impor/perbarui produk secara batch terlebih dahulu.
Layar utama
Langkah tertulis
- Buka inventaris duplikat untuk pengujian, atau inventaris aktif saat sudah siap.
- Buka Entries.
- Ketuk Import.
- Pilih file Excel atau CSV dari perangkat, cloud, atau alur kode impor jika tersedia.
- Di Verify import, petakan SKU atau Barcode agar setiap baris cocok dengan produk.
- Petakan Quantity dan kolom lokasi, tipe entri, tanggal, harga, catatan, atau custom field entri yang perlu diimpor.
- Periksa pemetaan dan peringatan baris yang tidak cocok sebelum melanjutkan.
- Ketuk Proceed with the import.
- Kembali ke Entries dan periksa beberapa baris hasil impor.
Yang tidak dilakukan
- Tidak membuat produk yang belum ada.
- Tidak memperbarui detail katalog produk.
- Tidak menghapus entri yang sudah ada tetapi tidak ada di file.
- Tidak melindungi data aktif dari jumlah, lokasi, atau tipe entri yang salah. Uji dulu untuk file penting.
Langkah berikutnya
Setelah impor, periksa beberapa produk dan pastikan stok saat ini mencerminkan entri yang diimpor dengan benar.